Category Archives: Klasemen

Real Madrid Nyaman di Puncak Klasemen

Real Madrid

Real Madrid mempertahankan posisi di puncak klasemen, setelah secara dramatis mampu mencuri poin penuh di Estadio de la Cerámica, markas Villarreal pada lanjutan matchday 24 La Liga Spanyol, pada hari Senin dinihari lalu tanggal 27 Februari 2017.

Real Madrid

Real Madrid terus pertahankan posisinya di puncak klasemen

Sempat tertinggal dua gol cepat di babak kedua oleh Trigueros dan Cedric Bakambu, Los Blancos sukses mengembalikkan keadaan melalui gol Gareth Bale, tendangan penalti Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata di tujuh menit sebelum laga berakhir.

Kemenangan tersebut membuat posisinya kembali ke puncak klasemen, setelah sebelumnya diambil alih oleh sang rival abadi mereka, Barcelona lantaran pada hari Sabtu lalu, sukses membawa pulang poin maksimal dari markas Atletico Madrid.

Kini, tim asuhan Zinedine Zidane mengantongi angka sebanyak 55 poin, dari hasil 17 meraih kemenangan, empat kali hasil imbang dan terpaksa menelan dua kekalahan. Berselisih satu angka dari Blaugrana yang terus menempel ketat.

Namun, jarak satu poin tersebut dapat bertambah. Pasalnya, El Real masih menyimpan satu tabungan laga yang belum dimainkan, yakni ketika melawan Celta de Vigo pada pekan ke 21 yang seharusnya berlangsung pada tanggal 6 Februari 2017 lalu. Tapi pertandingan tersebut harus tertunda, lantaran kondisi Estadio de Balaídos yang tidak memungkinkan dan membahayakan keselamatan.

Sementara kekalahan bagi ‎El Submarino Amarillo membuat posisi tertahan di urutan keenam dengan hanya mengantongi 39 angka. Berjarak lima poin dari Real Sociedad yang berada satu peringkat diatasnya. Namun juga hanya terpaut satu angka dari kejaran Eibar yang sementara waktu menempati posisi ketujuh.

Zidane Bahagia Dengan Hasil Timnya

Real Madrid secara perkasa mampu memetik poin penuh di markas Villarreal dan mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 2-3, setelah terlebih dahulu harus tertinggal 2-0. Hasil positif tersebut membuat sang manajer Zinedine Zidane merasa senang.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane merasa puas dengan performa tim

“Ya, dengan hasil kemenangan ini, tidak hanya saya yang merasa bahagia, tetapi juga para pemain dan tentu seluruh fans yang selalu setia mendukung. Dengan hasil ini, kami tetap berada di puncak klasemen. Namun, hanya berselisih satu angka dari mereka (Barcelona),” ujar Zidane.

Pelatih berkebangsaan Perancis tersebut menambahkan bahwa timnya harus memenangi setiap laga di pekan-pekan berikutnya, demi menjaga peluang juara.

“Sehingga kami harus memaksimalkan setiap pertandingan kedepannya. Terlebih lagi, kami masih memiliki satu laga tabungan yang wajib kita menangkan untuk menjauhkan dari kejaran pesaing terdekat. Kami tidak boleh lagi terpeleset pada laga-laga penting,”

“Dengan meraih hasil maksimal di setiap laganya, maka pada akhir musim nanti kami dapat mengangkat trofi dan keluar sebagai juara. Berharap, kami dapat terus konsisten, ” tambah Zidane.

Sergio Ramos: Mental Juara Kami Kuat

Senada dengan pernyataan sang pelatih, kapten tim Real Madrid Sergio Ramos mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki mental juara yang sangat kuat. Terbukti, mereka mampu mengembalikkan keadaan dan meraih kemenangan, meskipun harus tertinggal 2-0 terlebih dahulu dan bermain di markas lawan dengan dukungan penuh para fans lawan.

Sergio Ramos

Sergio Ramos ungkap bahwa timnya memiliki mental juara

“Mental juara kami berbicara. Bermain di markas lawan dengan dukungan penuh para fans lawan, tentu bukan hal yang mudah. Ditambah kami harus tertinggal 2-0 terlebih dahulu. Namun, kami adalah tim besar dengan mental juara,”

“Hingga pada akhirnya kami mampu bangkit dan mengakhiri laga dengan hasil kemenangan. Kami harus terus tampil maksimal setiap pekannya agar terus menjaga posisi di puncak klasemen, dan pada akhir musim nanti, kami benar-benar menjadi juara,” ujar Ramos.

Arsenal Tempel Ketat Chelsea Di Klasemen Liga Inggris

Arsenal

Chelsea berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Liga Inggris berkat kemenangan 1-3 kala bertandang ke Etihad Stadium, markas Manchester City. Namun, Arsenal yang juga meraih hasil sempurna kala bersua West Ham United di London Stadium dengan skor yang sangat meyakinkan, yakni 1-5, berhasil naik ke dua tingkat ke posisi runner up dan menempel sang pemuncak klasemen.

Arsenal

Arsenal berhasil taklukkan West Ham United dengan skor 1-5

Keberhasilan The Gunners bertengger di bawah The Blues, tak terlepas dari hasil mengecewakan yang diperoleh oleh Liverpool. The Reds yang sempat unggul 0-2 pada babak pertama dan unggul 1-3 kala tuan rumah berhasil mencetak gol, harus puas pulang dengan tanpa hamba. Setelah Bournemouth tampil sangat luar biasa dan berhasil mengembalikkan keadaan menjadi 4-3.

Liga Inggris sudah memasuki pekan ke 14, dengan laga penutup antara Middlesbrough melawan Hull City yang akan berlangsung pada hari Selasa, 6 Desember 2016 pukul 03.00 WIB dinihari nanti. Sejauh ini, puncak klasemen masih diklaim oleh Chelsea yang sejak mengalami kekalahan terakhir kala melawan Liverpool. Semenjak kekalahan tersebut, Conte menemukan formula terbaik dengan menerapkan 3-4-3.

Hasilnya, delapan pertandingan yang sudah dilakoni oleh Eden Hazard CS berhasil disapu bersih. Lebih spesialnya, enam dari kedelapan laga tersebut mencatatkan clean sheet, alias tidak kebobolan. Sehingga, 14 laga yang telah dijalani, tercatat dengan 11 hasil poin sempurna, satu kali imbang dan hanya merasakan dua kekalahan.

Tetapi, posisi The Blues tidak sepenuhnya aman. Arsenal secara pasti berhasil menempel sang pemuncak klasemen. Walau pada bulan November, The Gunners kurang mampu meraih poin maksimal. Klub yang bermarkas di Emirates Stadium, sejauh ini sudah berhasil mengumpulkan 31 poin, atau hanya berjarak tiga angka (sama dengan satu pertandingan) dari rival sekota mereka.

14 laga yang sudah dilewati, tim asuhan Arsene Wenger berhasil mencatatkan sembilan kemenangan, empat hasil imbang dan hanya sekali saja merasakan kekalahan. Pil pahit tersebut didapatkan ketika berhadapan Liverpool pada laga pembuka Liga Inggris musim ini.

Arsenal Panaskan Perburuan Dimitri Payet

Pada bursa musim dingin yang akan resmi dibuka pada tanggal 1 Januari nanti, kabarnya Arsenal tertarik untuk mendatangkan penyerang West Ham United, Dimitri Payet. Perburuan pemain berkebangsaan Perancis tersebut akan terasa menarik. Pasalnya, Manchester United terlebih dahulu mengincar jasa pemain bertalenta itu.

Pemain yang tampil gemilang pada musim lalu dan tepatnya pada ajang Euro 2016 tersebut, memang dikabarkan akan meninggalkan London Stadium pada musim depan. Seiring dengan performa The Hammers yang semakin buruk pada musim ini.

Dimitri Payet

Dimitri Payet menjadi incaran MU dan Arsenal

Salah satu klub yang berminat untuk menggunakan jasa Payet adalah MU. Namun, Setan Merah akan sedikit mengalami gangguan, lantaran kubu Meriam London juga akan berjibaku untuk mendapatkan tanda tangan pemain 29 tahun tersebut.

Akan tetapi, pihak klub tidak akan melepasnya begitu saja dan dengan harga yang murah. Lantaran saat ini The Hammers tengah berupaya untuk keluar dari zona degradasi. Sehingga, jasa pemain andalannya tersebut dibutuhkan untuk saat ini.

Arsene Wenger Menilai Arsenal Musim Ini Tampil Lebih Baik

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa timnya kini tampil lebih baik jika dibandingkan pada musim lalu. The Professor menilai jika The Gunners lebih efektif dalam memaksimalkan peluang yang tercipta. “Musim ini terasa lebih baik dibandingkan musim lalu. Sejauh ini pun, kami juga dapat lebih memanfaatkan peluang,” ujar Wenger.

Arsene Wenger

Arsene Wenger merasa senang dengan kemenangan saat melawan West Ham

Manajer berkebangsaan Perancis, menambahkan bahwa kemenangan mutlak harus didapatkan setiap minggunya. “Kami harus tetap fokus dan terus meningkatkan kinerja tim. Demi meraih poin penuh di setiap pekannya,” tutup Arsene Wenger.

Meski Kalah, Juventus Tetap Kokoh Di Puncak Klasemen

juventus vs genoa

Serie A pekan ke-14 baru saja selesai, dengan laga penutup antara Internazionale vs Fiorentina yang berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan tuan rumah. Puncak klasemen sementara Serie A tetap dipegang oleh Juventus, meski harus takluk 3-1 saat bertandang ke Stadio Comunale Luigi Ferraris, markas Genoa pada lanjutan giornata ke-14.

juventus vs genoa

Giovanni Simeone saat mencetak gol ke gawang Buffon

Si Nyonya Tua kokoh di puncak klasemen dengan raihan 33 poin dengan jarak yang cukup aman dengan pesaing terdekatnya, yakni berjarak 3 poin dari AS Roma yang menduduki posisi kedua dan AC Milan di urutan ketiga yang sama-sama mengoleksi 29 poin.

Lazio yang meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1 saat melawan Palermo, berhasil mempertahankan posisinya di urutan keempat dengan koleksi 28 poin. Dengan poin yang sama, Atalanta melengkapi klasemen 5 besar Serie A hingga minggu ke 14.

Napoli yang semula berada di posisi keenam, terpaksa harus turun satu tangga ke urutan tujuh, lantaran hanya meraup satu angka saja kala menghadapi Sassuolo. Kini posisinya ditempati oleh Torino dengan raihan poin yang sama, yakni 25 poin.

Tak hanya Torino yang berhasil naik satu tingkat di tangga klasemen. Internazionale yang berhasil menumbangkan perlawanan Fiorentina di Stadio Giuseppe Meazza dengan skor 4-2, kini posisinya naik satu tangga ke urutan kedelapan, menggeser lawan yang dihadapinya dinihari tadi dengan capaian 21 poin.

Sementara Genoa yang berhasil memutus tren positif tim asuhan Massimiliano Allegri bertengger di posisi kesepuluh dengan koleksi 19 poin. Sedangkan zona degradasi dihuni oleh tim Pescara yang mampu meraih 7 poin saja dari 14 pertandingan dan Crotone serta Palermo yang sama-sama mengoleksi 6 poin saja.

Allegri Mengakui Bahwa Timnya Tampil Buruk

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengakui bahwa Juventus tampil buruk dan tidak menampilkan permainan terbaiknya kala harus mengakui kehebatan tuan rumah, Genoa dengan skor 3-1. Allegri bahkan mengungkapkan jika timnya kalah dari segi permainan dan mentalitas.

massimiliano allegri

Massimiliano Allegri memberikan pernyataan setelah timnya kalah melawan Genoa

Sejak menit pertama pun Nyonya Tua sudah mengecewakan. Terbukti dengan gol Giovanni Simeone yang tercipta pada menit ketiga. Putra Diego Simeone pun menggandakan keunggulan tuan rumah sepuluh menit berselang. Hanya 13 menit saja, gawang yang dikawal oleh Buffon sudah kebobolan dua gol.

Pada laga yang berlangsung di Stadio Comunale Luigi Ferraris itu, Genoa melakukan 26 pelanggaran, sedangkan Juventus hanya delapan kali melakukan pelanggaran, seperti yang dilansir oleh whoscored.

Catatan itu digunakan oleh Allegri untuk mengungkapkan bahwa para pemainnya kurang siap kala berduel dengan ‎I Rossoblu. “Anda dapat melihat betapa banyaknya pelanggaran yang dilakukan terhadap para pemain kami. Terasa mustahil jika kita memenangkan laga tersebut,” ujar Allegri.

Mantan pelatih AC Milan tersebut juga menambahkan bahwa lawan yang dihadapinya adalah tim yang berat. “Lawan yang kita hadapi tidaklah mudah dan harus bermain di level mereka yang siap akan fisik. Di babak pertama, kami tampil sangat buruk. Namun, di babak kedua lebih baik, tapi itu tak cukup,” tutup pelatih yang kini sudah berusia 49 tahun.

Badai Cedera Melengkapi Kekalahan Atas Genoa

Akhir November menjadi mimpi buruk Juventus. Tak hanya menderita kekalahan atas Genoa saja dengan skor yang cukup telak 3-1. Namun, Nyonya Tua juga harus kehilangan dua pemain penting di dalam skuatnya. Leonardo Bonucci yang menjadi pilihan utama Allegri di lini belakang, harus mengalami cedera otot paha dan hanya bermain selama 33 menit saja.

dani alves cedera

Dani Alves terpaksa ditandu keluar lapangan

Di ujung pertandingan, giliran Dani Alves yang mengalami cedera. Setelah di konfirmasi, mantan pemain Barcelona tersebut menderita cedera patah kaki dan diperkirakan akan absen lama.

Bonucci dan Alves melengkapi daftar cedera para punggawa Juventus. Setelah Andrea Barzagli, Marko Pjaca, Giorgio Chiellini, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain yang harus absen lantaran cedera.

Leicester City Juara Grup G Liga Champions

leicester city

Liga Champions sudah memasuki pertandingan ke-5 dalam babak kualifikasi grup. Berbagai kejutan dalam sejumlah laga pun tercipta. Salah satu wakil Liga Inggris, Tottenham Hotspur dipastikan gugur, lantaran kalah saat melawan Monaco. Namun, dua wakilnya dipastikan lolos ke fase 16 besar, yakni Arsenal dan Leicester City.

leicester city vs club bruges

Kala Riyad Mahrez berduel dengan salah satu pemain Club Bruges

Tim asuhan Claudio Ranieri keluar sebagai juara grup G, berkat raihan poin penuh kala menjamu Club Bruges di King Power Stadium dengan skor 2-1. Tambahan tiga angka, membuat Leicester City nyaman duduk di puncak klasemen dengan raihan 13 poin. Berjarak lima poin dari pesaing terdekatnya Porto, yang akan menjadi lawan penutup di Grup G.

Catatan spesial berhasil dibukukkan sang juara bertahan Liga Inggris ini di ajang tertinggi kejuaraan antar klub Eropa. The Foxes berhasil mencatatkan empat kemenangan dan hanya satu hasil imbang dalam lima pertandingan yang telah mereka lakoni. Bahkan, empat laga yang dilewatinya tercatat clean sheat, dan hanya merasakan satu gol saja, kala berhasil menang tipis 2-1 melawan Club Bruges KV.

Rekor Leicester City Di Liga Champions

Sebelum laga melawan Club Bruges KV, Leicester City sudah dipastikan lolos ke fase 16 besar, berkat raihan satu poin kala bertandang ke Telia Parken, markas FC Copenhagen. Pertandingan tersebut harus berakhir sama-sama kuat, dengan skor 0-0.

Dengan tambahan tiga poin berkat kemenangan melawan Club Bruges, tim asuhan Claudio Ranieri memastikan dirinya keluar sebagai juara grup G Liga Champions.

leicester city

Kemenangan Leicester City di King Power Stadium kala menjamu Club Bruges

Beberapa rekor pun berhasil mereka catatkan dalam buku sejarah klub dan terkhusus di ajang kejuaraan antarklub benua biru tersebut, diantaranya yakni:

  • Leicester City menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencatatkan clean sheet dalam empat pertandingan awal dan secara beruntun di fase grup
  • Tim asuhan Claudio Ranieri berhasil memecahkan rekor 132 tahun klub, setelah berhasil lolos ke fase 16 besar sebagai juara grup
  • Musim ini merupakan untuk pertama kalinya The Filberts (julukan klub) ikut berpartisipasi di ajang Liga Champions.
  • Pada pertandingan pertama, Leicester City berhasil menyamai rekor Malaga pada tahun 2011 dengan menjadi pemimpin klasemen grup pada partisipasi perdananya di kancah tertinggi kejuaraan antar klub Eropa
  • Klub yang bermarkas di King Power Stadium ini sekarang telah memenangkan lebih banyak pertandingan di Liga Champions (4) dari yang mereka miliki di Liga Premier (3) musim ini

Ranieri: Saya Bangga Dapat Membantu Leicester City Ke Babak 16 Besar

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri merasa bangga bahwa dirinya mampu membantu The Foxes lolos dari fase grup dan berhak mengunci satu tempat di babak 16 besar. “Saya merasa bangga dapat membawa Leicester ke fase 16 besar,” ujar Ranieri.

claudio ranieri

Claudio Ranieri merasa bangga lantaran telah berhasil membawa Leicester City lolos ke Fase 16 Besar Liga Champoins

Leicester City lolos ke fase gugur Liga Champions setelah bermain imbang melawan FC Copenhague pada pertandingan ke-4. Sementara pada laga dinihari tadi, tim asuhan Ranieri berhasil mengamankan tiga poin dan berhak menjadi juara grup G, yang berjarak 5 poin dari Porto.

Manajer asal Italia ini turut mengapresiasi kinerja seluruh punggawa The Foxes akan pencapaian tim. Dirinya juga mengingatkan agar tak jemawa dan terus berjuang hingga akhir. “Pencapaian ini tak terlepas dari penampilan para pemain yang sesuai dengan harapan saya. Mereka menampilkan permainan terbaik mereka di Liga Champions. Tetapi, pencapaian ini harus terus diperjuangkan, jangan sampai kita terjatuh lantaran terlena. Mari kita tunjukkan kualitas yang kita miliki,” tutup pelatih 65 tahun.